Pengobatan aspirasi biasanya mengganggu rutinitas makan. Pasien biasanya diminta untuk lebih banyak meminum cairan. Selain air putih, terdapat cairan berupa ramuan pati dari bubuk yang tidak berfluktuasi. Ramuan tersebut bisa dibuat dari madu. Sekelompok ahli geriatri di University of California di San Francisco mengungkapkan jika pengobatan dengan cairan kental dapat menyebabkan kombinasi rasa haus, mulut kering, dan kepenuhan prematur.
BACA JUGA:
Selain itu, selama proses pengobatan berlangsung pasien juga harus mengonsumsi makanan padat yang diolah menjadi bubur. Bahkan di tingkat yang lebih parah, pasien tidak diperkenankan makan dan minum secara langsung. Mereka hanya diperkenankan menerima makanan dan minuman melalui selang khusus. Namun kondisi itu dapat menyebabkan dehidrasi karena pasien kekurangan cairan.
Bila Anda mendapatkan masalah usai tersedak, segeralah berkonsultasi ke dokter. Jangan sampai hal tersebut bisa berakibat fatal seperti kematian. Demikian seperti yang dilansir dari Independent, Selasa (6/3/2018).
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.