Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terungkap Salah Satu Pemicu Wabah Difteri yang Hebohkan Masyarakat Indonesia

Dewi Kania , Jurnalis-Senin, 05 Maret 2018 |18:30 WIB
Terungkap Salah Satu Pemicu Wabah Difteri yang Hebohkan Masyarakat Indonesia
Ilustrasi sakit (Foto: Shutterstock)
A
A
A

dr Dave menegaskan, meskipun anak-anak sudah lengkap mendapatkan imunisasi, setidaknya dapat memberi ulang dalam program outbreak response immunization (ORI). Pemerintah mewajibkan kepada orangtua di Indonesia, agar mau mengimunisasi anaknya dengan komposisi 0-1-6.

"Orangtua jangan terperangkap kalau imunisasi 9 bulan artinya sudah lengkap, padahal belum karena masih ada lanjutannya sampai anak sekolah," imbuhnya.

Difteri penyakitnya tidak boleh diabaikan, sebab dampaknya sebabkan komplikasi hingga kematian mendadak. Gejalanya biasanya demam tinggi, leher membesar, ada membran putih di tenggorokan, dan lainnya. Terjadi antara 2-5 hari terserang bakteri pemicu difteri.

Siapa saja bisa terkena penyakit ini, tergantung bagaimana penyebaran dari difteri. Termasuk orang dewasa yang imunitasnya menurun bisa menderita penyakit menular ini. Kalau terlambat terdeteksi dan tidak segera mendapatkan pengobatan, dampaknya sebabkan komplikasi.

Adapun komplikasi dari penyakit difteri bisa menyebabkan kelumpuhan saraf dan gagal ginjal. Terlebih, penyakit ini juga membuat orang susah bernapas, karena tenggorokan atau jalan napas tertutup oleh membran putih.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement