OBAT kumur menjadi salah satu pilihan untuk menyegarkan napas dan mencegah pertumbuhan bakteri di mulut. Tapi sayang, jika keseringan dipakai, dampaknya bisa memicu diabetes.
Dokter pun sebenarnya tidak menganjurkan untuk memakai obat kumur setiap hari. Dampaknya lainnya yakni dapat merusak gigi tanpa disadari.
Ada survei yang dilakukan oleh The San Juan Overweight Adults Longitudinal Study (SOALS) pada 1.206 orang gemuk non-diabetes. Rentang usianya yakni sekira 40 tahun hingga 65 tahun. Sebanyak 43% orang menggunakan obat kumur dua kali sehari, karena lebih percaya diri.
(Baca Juga: Natasha Mannuela Berharap Semua Finalis Bisa Tampil Maksimal di Malam Final)
Sayangnya, ada dampak buruk yang dialami responden karena keseringan menggunakan obat kumur. Mereka lebih rentan menderita diabetes dalam kurun waktu tiga tahun masa penelitian.
Kok bisa begitu ya? Apa pemicunya? Setelah diteliti lebih lanjut, rupanya obat kumur mengandung pereduksi nitrate. Kandungan tersebut dapat mengganggu bakteri sehat di mulut.
Selain itu, ada juga nitric oxide dalam tubuh yang bisa mengganggu insulin. Kaitannya rentan sekali dengan risiko diabetes tipe 2 yang kerap dialami orang zaman sekarang.