"Tetapi kita terbang dalam rangka mengisi event JAS, sehingga sekali lagi ini adalah terbang protokoler yang harus serba kita atur, kalau terbang bersama itu aturannya bagaimana, SOP-nya bagaimana dan itu perlu dipahami teman-teman," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia JAS 2018 Kolonel Pnb Andi Wijanarko mengatakan, Pelangi Nusantara JAS merupakan event tahunan yang terselenggara atas kerjasama antara Lanud Adisutjipto, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) DIY dan Dinas Pariwisata DIY serta Pemerintah Kabupaten Bantul.
(Baca Juga: Goa Pindul, Salah Satu Tempat Wisata di Jogja Yang Unik dan Mengagumkan)
Ia menjelaskan, JAS 2018 merupakan gelaran ke-13 dengan menyuguhkan di antaranya paralayang dan gantole yang akan 'take off' dari bukit Watu Gupit, kemudian paramotor take off di kawasan Pantai Parangkusumo, kemudian juga ada microlight, trike dan terjun payung.
"JAS diselenggarakan dalam upaya peningkatan kecintaaan masyarakat terhadap dunia kedirgantaraan sekaligus merupakan potensi wisata bagi DIY dan Bantul. Tahun ini targetnya sebanyak 50 ribu pengunjung menyaksikan kegiatan tersebut," katanya.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.