Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Mitos tentang Nyamuk yang Seringkali Salah Kaprah

Tiara Putri , Jurnalis-Senin, 05 Februari 2018 |15:30 WIB
6 Mitos tentang Nyamuk yang Seringkali Salah Kaprah
Ilustrasi (Foto: Pestworld)
A
A
A

Menyemprotkan obat anti nyamuk

Cara lain untuk menghindari gigitan nyamuk adalah menyemprotkan obat anti nyamuk. Obat tersebut biasanya mengandung DEET (diethyl-meta-toluamide), picaridin, dan minyak lemon eucalyptus (OLE) atau p-menthane-diol (PMD). Bahan-bahan itu sebenarnya tidak direkomendasikan karena bisa membawa efek negatif bagi kesehatan tubuh.

Nyamuk hanya menggigit di malam hari

Banyak anggapan yang muncul jika nyamuk hanya menggigit di malam hari sehingga perlindungan dioptimalkan pada waktu tersebut. Tapi nyatanya di siang hari pun nyamuk tetap ada. Hal itu membuktikan bahwa nyamuk bisa menggigit kapan saja.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement