Kemudian, pemasangan lampion di Tugu Naga yang dipastikan setiap malam akan menyala dan mempercantik kota. "Tahun ini kami memang fokus untuk mempromosikan serta memasarkan Kota Singkawang agar beda dengan kota-kota lain. Khususnya dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh," ucap dia.
Perayaan dua momen sakral yang dikemas dalam suatu festival ini sudah menjadi tradisi dan budaya yang bisa menarik wisatawan domestik dan Internasional ke kota ini. Pemerintah Kota Singkawang juga sudah mencanangkan festival ini sebagai budaya nasional.
"Makanya saya mengajak warga Kota Singkawang dari semua unsur mewujudkan perayaan atau festival Imlek dan Cap Go Meh yang spektakuler sehingga bisa terwujud Singkawang Hebat," harap Leonardi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Singkawang, H Irwan juga sudah mengajak warga Tionghoa untuk membersihkan lingkungan dan menghias rumah agar perayaan pada tahun ini lebih meriah dan semarak.
Seluruh lapisan masyarakat Singkawang juga diajak untuk bersama-sama menyukseskan Festival CGM 2018. "Yang paling penting, jaga keharmonisan antar umat beragama di Kota Singkawang. Hindari gesekan dan isu-isu hoax yang dapat memecah belah persatuan," pintanya dengan tegas.