Advertisement
Advertisement

Orangtua Harus Paham, Ini 6 Tanda Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual

Ajeng Dwiri Banyu , Jurnalis-Senin, 22 Januari 2018 |13:14 WIB
Orangtua Harus Paham, Ini 6 Tanda Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual
Tanda anak kena pelecehan seksual (Foto:Timeofindia)
A
A
A

PELECEHAN seksual semakin banyak terjadi akhir-akhir ini dan kebanyakan korbannya adalah anak di bawah umur. Pelecehan seksual bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan yang terpenting adalah tidak memandang siapa saja korbannya. Namun, perlu Anda pahami bahwa anak yang mengalami pelecehan dapat memberikan beberapa tanda.

Menurut Dr Sanjay Garg seorang Konsultan Senior dan Psikiater Rumah Sakit Fortis di Anandpur, Kolkata, India memiliki jumlah kasus pelecehan anak terbesar di dunia. “Di India, setiap anak dalam satu keluarga pasti pernah mengalami pelecehan seksual dalam bentuk apapun,” ujar Dr. Garg.

Kebanyakan anak di bawah umur yang mengalami tindak pelecehan seksual tidak mau membicarakan kejadian yang dialaminya karena takut dan dipengaruhi oleh omongan pelaku yang mengatakan bahwa hal ini normal dan harus dirahasiakan.

BACA JUGA:

Barack Obama Tidak Diundang ke Pernikahan Pangeran Harry & Meghan Markle, Mengapa?

“Mereka mungkin juga disuap atau diancam oleh pelaku dan mengatakan bahwa mereka tidak akan dipercaya bahkan jika mengadu pada orang tua mereka. Mereka juga mungkin berpikiran bahwa akan mengecewakan jika anggota keluarga mengetahuinya,” tambahnya.

Beberapa tanda jika anak pernah mengalami tindak pelecehan juga bisa terlihat. Melansir dari Timeofindia, Senin (22/1/2018) orangtua harus mengetahui dan menyadari tanda-tanda anak mereka pernah mengalami pelecehan. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut penjelasannya.

Perubahan Perilaku atau Mood

Korban pelecehan terkadang menjadi agresif dan berusaha menghindari kontak fisik dengan orang yang baru dikenalnya. Tanda yang dapat jelas terlihat adalah jika anak Anda adalah seorang yang bebas dan ceria berubah menjadi kikuk dan mulai sering menangis. Perubahan perilaku lainnya juga ditunjukkan dengan sulit tidur.

Menghindari perilaku

Pelaku yang melakukan tindak pelecehan biasanya berasal dari lingkungan sekitar. Untuk itu, orangtua harus bisa menangkap gejala yang ditunjukkan oleh anak dengan berusaha untuk menghindari pelaku.

Perilaku Tidak Pantas Secara Seksual

Seringkali orangtua memarahi anak mereka jika berperilaku dengan cara tidak pantas. Namun jika anak membalas dengan menggunakan bahasa eksplisit secara seksual hal ini perlu Anda curigai. Perilaku ini bisa saja ditiru oleh sang anak dari bahasa dan perilaku dari pelaku pelecehan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement