DEMAM keong atau schistosomiasis mulai meresahkan warga di Sulawesi Tengah. Namun, penyakit langka ini bisa dicegah, salah satunya dengan mempunyai sanitasi bersih.
Penyakit ini disebabkan oleh cacing atau larva schistosoma japonicum (serkaria) yang penyebarannya melalui perantara keong. Saat ini penyakit tersebut dialami oleh masyarakat yang tinggal di dekat area persawahan, tanah yang lembab, hingga kawasan semak-semak.
Penduduk disarankan untuk mencegah demam keong meski Anda tidak tinggal di Provinsi Sulawesi Tengah. Penyakit ini sangat mudah melanda, karena penularannya lewat larva yang berkembang biak menjadi cacing.
Simak empat tips yang bisa mencegah penyebaran demam keong tersebut. Berikut rangkumannya yang diulas Okezone, berdasarkan paparan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK dr Sigit Priohutomo, ditulis Jumat (19/1/2018).
Ciptakan sanitasi bersih dan layak
Sebagai langkah pencegahan pertama, penduduk harus menjaga sanitasi supaya lebih higienis. Pada dasarnya cacing suka berkembang biak di bagian keong yang tempatnya jorok. Namun faktanya, di daerah yang tengah dilanda demam keong tersebut hampir tidak memiliki sanitasi yang baik. Daerah tersebut bisa dikategorikan sebagai wilayah endemis demam keong yang meresahkan.