Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menikmati Indahnya Pasir Putih dan Deburan Ombak Pantai Ngliyep Malang

Menikmati Indahnya Pasir Putih dan Deburan Ombak Pantai Ngliyep Malang
Foto: Koran Sindo
A
A
A

Menurut Bupati Malang, Rendra Kresna, potensi yang akan tumbuh apabila JLS sudah terhubung, sangatlah besar. Utamanya, potensi pariwisata alam, dan potensi ekonomi kerakyatan. “Pembangunan JLS ini, akan menjadi kekuatan besar untuk pengembangan potensi Jawa Tmur,” kata dia.

Saat ini, JLS di sisi barat, dari Kecamatan Bantur, masih kurang sekitar 25 km lagi, untuk menembus wilayah Kabupaten Blitar, melintasi Kecamatan Donomulyo. Di sepanjang jalur tersebut, juga terdapat pantai-pantai yang sangat indah.

Sementara, di sisi timur, dari Kecamatan Sumbermanjing Wetan, JLS masih terputus sekitar 25 km, menuju ke wilayah Kabupaten Lumajang. Jalan akan dibangun dari Pantai Tamban, menuju ke Kecamatan Tirtoyudo, lalu masuk ke jalur utama antara Kabupaten Malang, dengan Kabupaten Lumajang.

 

Dia mengaku, potensi pariwisata di pesisir selatan, dipastikan akan meningkat tajam apabila JLS sudah tersambung. Saat ini saja, tingkat kunjungan wisata pantai bisa mencapai 3,5 juta orang/tahun. Targetnya, bisa naik menjadi antara 4—5 juta orang/tahun.

Selain sektor wisata, kehadiran JLS juga akan mendongkrak sektor perikanan dan pertanian. Khusus potensi ikan tuna, saat ini baru bisa termanfaatkan sekitar 12 ribu ton/tahun. Hal itu, diperkirakan barusekitar 3,7-4% dari total potensi ikan tuna yang ada.

“Kalau ada JLS, pastinya akan masuk investasi besar, seperti pengalengan ikan, atau pengolahan ikan dalam bentuk yang lain. Tentunya, akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tuturnya. (koran sindo)

(Risna Nur Rahayu)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement