BACA JUGA:
Gedung Museum Bahari semulanya merupakan gudang penyimpanan rempah-rempah dan hasil bumi oleh Kongsi Dagang Belanda (VOC). Tempat tersebut dahulu diketahui sebagai pusat perniagaan yang begitu sibuk sehingga membutuhkan penjagaan ketat.
Bentuk bangunannya yang antik pun kerap kali dipakai sebagai lokasi pemotretan pre-wedding dan lokasi pengambilan gambar untuk video klip. Museum ini terdiri dari kompleks bangunan yang terdiri atas dua bagian, yaitu sisi barat yang disebut Gudang Barat (Westzijdsch Pakhueizen) dan Gudang Timur (Oosjzijdsch Pakhuizen).
Menurut informasi, Museum Bahari Indonesi terbagi ke dalam sejumlah pembagian ruang, diantaranya Ruang Masyarakat Nelayan Indonesia, Ruang Teknologi Menangkap Ikan, Ruang Tekhnologi Pembuatan Kapal Tradisional, Ruang Biota Laut, Ruang Pelabuhan Jakarta (Pusat Perdagangan Dunia), Ruang Navigasi, dan Ruang Pelayaran Kapal Uap Indonesia-Eropa.