Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Tubuh Ikut Merasakan Sakit Ketika Patah Hati?

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Selasa, 09 Januari 2018 |15:04 WIB
Kenapa Tubuh Ikut Merasakan Sakit Ketika Patah Hati?
Ilustrasi
A
A
A

ACC terletak pada dinding bagian tengah otak dan merupakan suatu bagian yang sangat unik. Hal ini disebabkan karena ACC memiliki fungsi emosional (kemampuan mengelola perasaan) sekaligus fungsi kognitif (kemampuan berpikir).

Dalam tubuh manusia, ada banyak reseptor alias penerima rangsangan. Reseptor-reseptor ini berfungsi untuk menyalurkan sinyal-sinyal yang muncul akibat rangsangan atau perubahan yang terjadi pada tubuh. Salah satu jenis reseptor yang rupanya banyak terdapat pada ACC adalah reseptor opioid. Reseptor ini akan berperan ketika Anda merasa senang atau sedih.

Saat senang, akan terjadi peningkatan kerja pada reseptor opioid. Sedangkan saat Anda sedih akan terjadi penurunan reseptor endogen opioid, terutama reseptor μ-opioid (dibaca: mu-opioid). Penurunan reseptor opioid tersebut juga akan menyebabkan terjadinya penurunan pada sistem reward dalam diri, yang membuat Anda merasa tidak nyaman.

Selanjutnya, rasa sakit yang diterima oleh reseptor opioid itu akan diproses dan diubah menjadi aktivitas sistem saraf sehingga akan memunculkan perasaan tidak nyaman dan nyeri pada tubuh secara fisik, bukan lagi pada perasaan saja. Inilah mengapa Anda bisa mengalami sakit perut atau dada sesak ketika patah hati.

Bagaimana cara mengatasi patah hati yang sehat?

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement