Advertisement
Advertisement

Bahaya Jenis Narkoba seperti yang Dikonsumsi Jennifer Dunn

Maharani Putri Sabillah , Jurnalis-Kamis, 04 Januari 2018 |11:03 WIB
Bahaya Jenis Narkoba seperti yang Dikonsumsi Jennifer Dunn
Ilustrasi (Foto: Dok.Okezone)
A
A
A

Efek-efek tersebutlah yang membuat banyak artis senang mengonsumsinya. Terutama untuk alasan ingin meningkatkan kepercayaan diri dan selalu tampil fit dalam setiap kesempatan. Maka, obat terlarang ini digunakan.

Dan baru-baru ini, artis Tanah Air yang diberitakan mengonsumsi narkotika jenis sabu ialah Jennifer Dunn. Wanita yang lahir pada 10 Oktober 1989 itu terciduk polisi tengah mengonsumsi sabu seberat 0,6 gram dan kini ia dinobatkan menjadi artis pertama di tahun 2018 yang tersangkut atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Namun, selain efek menyenangkan di atas, sebenarnya sabu juga menimbulkan efek negatif yang lebih besar daripada efek positifnya, tentunya sangat berbahaya. Sabu bisa membuat seseorang timbul gejala psikosomatik, paranoid, halusinasi, dan agresivitas. Selain itu, pemakai yang sudah kecanduan dengan obat ini juga akan menarik diri dari lingkungannya.

Dan jika dilihat dari dampak fisiknya, sabu memberi bahaya bagi otak. Ketika diminum berulang kali dari waktu ke waktu, sabu bisa menyebabkan kerusakan permanen pada sel saraf otak. Konsekuensi yang diketahui dari dampak sabu pada kesehatan otak ialah gangguan memori, kurangnya kemampuan untuk berpikir, dan tidak bisa mengatur dorongan kekerasan. Maka dari itu, pemakai juga menjadi lebih mudah dalam melakukan kejahatan, seperti pencurian, pemerkosaan, pedofilia, pembunuhan, dan lain-lain.

Juga, jika sabu dikonsumsi dalam jagka panjang, sabu bisa menimbulkan gejala parkinson, risiko stroke, gagal ginjal, dan bahkan kematian

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement