Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ironis! Pariwisata Bali Tengah Berbenah, Tarif Layanan Bandara Malah Naik

Ironis! Pariwisata Bali Tengah Berbenah, Tarif Layanan Bandara Malah Naik
A
A
A

DENPASAR - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menyoroti rencana kenaikan tarif layanan penumpang khusus penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, dari Rp200 ribu menjadi Rp225 ribu yang berlaku mulai 1 Januari 2018.

Ketua PHRI Bali, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyatakan kenaikan tarif layanan penumpang atau "passenger service charge" tersebut tidak pas dengan waktu mengingat pariwisata di Pulau Dewata saat ini sedang berupaya pulih dari dampak aktivitas vulkanik Gunung Agung.

"Sehingga kurang tepat tatkala semua komponen saling bahu membahu, membangun citra Bali yang aman untuk dikunjungi, di sisi lain Angkasa Pura justru menaikan biaya PSC," ucapnya.

Menurut pelaku pariwisata yang kerap disapa Cok Ace itu, kementerian, pemerintah daerah dan semua pihak tengah membantu pemulihan dengan biaya yang cukup tinggi.

Begitu juga dengan industri, kata dia, telah berkomitmen memberikan potongan harga dan meninap gratis semalam bagi wisatawan yang terdampak apabila bandara ditutup.

Dari segi pemanfaatan, kata dia, saat ini kita para pelaku pariwisata sedang memikirkan upaya mengumpulkan dana yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahtetaan para pelaku budaya di antaranya seniman, pertanian dan bidang lainnya. "Sehingga ke depannya sinergitas antara pariwisata dan budaya bisa terus ditingkatkan," ucapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement