Keputusan dari restoran ini, sekilas mungkin terlihat tidak wajar dengan mengacu pada bahwasanya malam Natal alias Christmas Eve di Jepang biasanya memang dijadikan momen romantis untuk banyak pasangan. Di mana, biasanya di Jepang sanak keluarga dan teman-teman tipikalnya akan bersantap di rumah, sedangkan pasangan romantis lebih cenderung memilih untuk pergi keluar rumah dan bersantap makan malam romantis di restoran, tidak jauh berbeda dengan rutinitas yang sering terlihat dalam perayaan Valentine's Day di Amerika dan banyak tempat lainnya.
Keputusan tentang tidak diperbolehkannya pasangan datang bersantap di restoran ini pun, semakin bertambah menjadi situasi yang bisa membuat dahi berkerut sebab, menurut Casey Baseel dari Sora News 24, restoran Pia Pia ini adalah salah satu destinasi favorit untuk bersantap banyak pasangan di Jepang.
Peraturan di atas tentu jadi kabar yang menyenangkan bagi orang-orang yang sedang single, akan tetapi di sisi lain membuat orang yang memiliki pasangan menjadi gusar adanya bukan? Orang-orang yang memiliki pasangan berpendapat, keputusan ini adalah sebagai salah satu bentuk diskriminasi terhadap orang yang sedang berada dalam suatu hubungan.
Sementara itu, pihak restoran sendiri mengungkapkan pada dasarnya keputusan pelarangan pengunjung berpasangan ini bukanlah hal yang baru. Sebab disebutkan lebih lanjut, "Couple-free Christmas Eve" promosi ini sudah dilakoni selama kurang lebih empat tahun.
Pemiliknya pun menyebutkan, program ini berjalan dengan sukses, karena begitu banyak restoran yang hadir dengan nuansa romansa nan romantis di tanggal 24 Desember, tapi restoran Pia Pia hadir bagi orang-orang single yang murni hanya ingin menyantap hidangan spaghetti tanpa harus dikelilingi oleh cinta.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.