Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Identik dengan Ibu-Ibu, Ternyata Arisan dan Sinetron Punya Manfaat Luar Biasa

Annisa Aprilia , Jurnalis-Jum'at, 22 Desember 2017 |16:35 WIB
Identik dengan Ibu-Ibu, Ternyata Arisan dan Sinetron Punya Manfaat Luar Biasa
Ilustrasi (Foto: Huffpost)
A
A
A

BICARA mengenai kegiatan ibu-ibu pasti identik dengan pekerjaan rumah, arisan dan menonton sinetron. Tidak salah memang, namun pernah kah Anda berpikir alasan di balik ibu-ibu ikut arisan dan menonton sinetron?

Dirangkum Okezone dari berbagai sumber, Jumat (22/12/2017), penjelasan dari alasan kedua kegiatan yang identik dengan ibu-ibu tersebut ternyata tidak jauh dari peran ibu di rumah yaitu sebagai pengatur keuangan keluarga. Sementara menonton sinetron menjadi salah satu hiburan yang bisa ibu dapat saat beristirahat dari rutinitas pekerjaan rumah dan mengurus keluarga.

Di sisi lain, arisan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang, kemudian diundi diantara mereka untuk menentukan siapa yang memerolehnya. Undian dilaksanakan dalam sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memerolehnya, dan begitu terus sampai berulang.

(Baca Juga: Terkena Alzheimer, Ibunda Perempuan Ini Tak Kenal Lagi Siapa Keluarganya (Part 1))

Namun, arisan nyatanya tidak sekadar dijadikan sebagai wadah untuk memutar sisa pemasukan keluarga saja. Bagi ibu, arisan juga dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk bertemu dengan teman-temannya, saling bertukar pikiran, berdiskusi, dan mendukung satu sama lain.

Dalam pertemuan arisan juga biasanya ibu-ibu akan membawa hasil karyanya yang bisa dijual dan dibeli oleh ibu-ibu lainnya. Jadi, ketika datang ke arisan ibu tidak hanya bisa mendapatkan hasil arisan, bersosialisasi dengan ibu-ibu lain, tapi juga bisa mendapatkan penghasilan lewat menjual barang dagangan yang dijajakan.

Lebih lanjut, ternyata manfaat ikut arisan tidak cukup sampai di situ saja, tapi arisan juga bisa membuat ibu yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah atau di kantor bisa terhindar dari stres dan kesepian. Ibu juga bisa memiliki barang cukup mahal yang dibutuhkan keluarga tanpa harus mengeluarkan uang banyak dan berurusan dengan bank atau rentenir dengan ikut arisan barang.

Sedangkan, menonton sinetron juga lebih kurang memiliki manfaat seperti arisan, tapi tentu tidak menghasilkan uang atau barang, dan ibu tidak bisa mendapat pemasukan tambahan lewat berjualan. Pasalnya, sinetron hanya sebatas tontonan saja, hiburan yang bisa ibu lihat melalui televisi.

(Baca Juga: Derita Alzheimer, Wanita Ini Tak Kenali Anaknya di Hari Pernikahan (Part 2-Habis))

Lewat sinetron juga biasanya ibu akan menambah wawasan tentang perbendaharaan baru, belajar memaknai masalah, mencari jalan keluar, dan seharusnya juga bisa mengambil pelajaran hidup dari alur cerita yang disajikan lewat sinetron. Bagi ibu-ibu yang berada di rumah seharian dan mengurus rumah, kehadiran sinetron ini tentu akan sangat memegang peranan cukup penting, karena ibu akan merasa terhibur, tidak merasa kesepian, dan bisa terhindar dari stres.

Namun, perlu diingat juga kisah yang dihadirkan dalam sinetron tidak semuanya nyata, tapi hanya buatan skenario penulis naskah dan fiksi alias khayalan. Ibu-ibu tidak perlu larut dalam kisah sinetron, bukannya mendapatkan hikmah, nanti yang ada justru ikut merasakan sedih mendalam dan stres karena ada emosi yang tertahan, tidak terlampiaskan.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement