Selain itu, dewan juga menghimbau para penduduk untuk tidak berlebihan dalam membeli kubis sehingga tidak menjadi produk makanan yang terbuang sia-sia.
"Don’t overbuy and they won’t go to waste. #Christmastip #wastefreexmas." tulis akun Twitter Leicestershire County Council pada Sabtu malam lalu.
Cuitan himbauan dewan ini sayangnya tidak diterima positif sepenuhnya oleh masyarakat setempat. Sebagian penduduk lokal menuduh sikap dari dewan ini, sudah seolah-olah seperti pengasuh. Sebagian masyarakat menilai, bahwa ketimbang memikirkan soal porsi hidangan kubis untuk dikonsumsi sejatinya dewan masih punya beberapa masalah darurat lainnya yang harus segera diselesaikan.
"Councils need to focus on collecting bins and fixing street lamps, not offering this mind boggling dull and irrelevant nanny state drivel (Dewan perlu fokus kepada masalah pengelolaan pengumpulan sampah dan memperbaiki lampu-lampu jalan. Bukannya malah menawarkan sesuatu omong kosong yang tidak relevan), " respon salah satu follower.
Tidak hanya itu, ada juga yang bertanya-tanya, apakah nantinya dewan setempat akan menetapkan hukuman bagi para penduduk yang tidak menjalankan hitungan porsi mengonsumsi kubis seperti sesuai dengan himbauan yang diberikan.