MENURUT penelitian, mengonsumsi wine atau anggur secara rutin dapat memperpanjang umur manusia. Kandungan resveratrol pada wine dipercaya dapat mengaktifkan enzim anti-penuaan dan memperbaiki DNA, dan organ-organ tubuh yang rusak.
Namun tidak banyak yang tahu, ternyata ada sebuah teknik khusus untuk memperkuat cita rasa wine di lidah. Sebuah penelitian yang dilakukan Sydney Wine Academy and Taylor Wine mengungkapkan bahwa selama ini banyak yang orang salah kaprah dalam menyajikan wine. Khususnya dalam menentukan suhu yang tepat.
Sebagian orang mengira, menyimpan wine di dalam lemari merupakan cara terbaik untuk menjaga kualitasnya. Namun menurut penelitian, wine seharusnya disajikan pada suhu 12 - 18 derajat Celcius, bukan bersuhu ruang.
BACA JUGA:
Menurut pemaparan Taylor Wines, jika wine disimpan dalam ruangan yang panas, makan kandungan alkoholnya akan mendominasi rasa minuman tersebut. Dalam arti lain, cita rasa wine lainnya akan tersamarkan. Sementara itu, menyimpan wine di suhu yang terlalu dingin juga dapat menekan rasa manis dan justru meningkatkan rasa asamnya.
Lalu pada suhu berapakah wine seharusnya disimpan?
Dilansir dari Metro, sebetulnya tidak ada suhu yang konstan untuk menyimpan wine. Sebagai contoh, red wine jenis Shiraz dan Cabernet Sauvignon harus disajikan pada suhu 16-18 derajat celcius. Lalu untuk red wine dengan body yang lebih ringan seperti Pinot Noir sebaiknya disajikan pada suhu 12-14 derajat celcius atau lebih dingin.
BACA JUGA:
Jika Anda lebih menyukai white wine yang memiliki aroma khas seperti Sauvignon Blanc dan Pinot Gris, kedua minuman tersebur paling tepat dinikmati dalam kondisi dingin atau pada suhu 6-8 derajat celcius.
Nah, setelah mengetahui suhu yang tepat untuk menyajikan wine, masih ada beberapa elemen penting lainnya yang harus Anda perhatikan ketika hendak menikmati minuman tersebut. Pertama, pilihlah gelas yang tepat. Untuk menikmati white wine, gunakan gelas panjang dengan tangkai di bagian bawahnya, sehingga tangan tidak akan menyentuh badan gelas karena akan mempengaruhi rasa. Sementara untuk red wine menggunakan jenis gelas cembung yang lebih kecil dan berukuran lebar. Setiap gelas memiliki fungsi untuk memaksimalkan aroma wine.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.