Keluarga Cemara
“Harta yang paling berharga adalah keluarga,” masih ingatkah Anda dengan lirik lagu tersebut? Yup, lagu ini merupakan soundtrack dari sinetron 'Keluarga Cemara' yang menjadi salah satu warisan berharga para generasi 90-an. Dilihat dari lirik lagu tadi, Anda sudah bisa menebak bahwa jalan cerita sinetron ini perjuangan sebuah keluarga dalam mencari kebahagiaan sejati. 'Keluarga Cemara' tayang cukup lama di pertelevisian Indonesia yakni, hampir 10 tahun. Jadi kangen kan sama Abah, Emak, Euis, Cemara, dan Agil?
Wiro Sableng
Nomor 212 sebetulnya sudah cukup populer pada tahun 90-an. Apalagi lagi kalau bukan karena sinetron Wiro Sableng. Sedikit flashback, Wiro adalah seorang pendekar dengan senjata Kapak Maut Naga Geni 212 yang digunakannya untuk berpetualan dan menghajar musuh dengan jurus-jurus pamungkasnya. Eitss, jangan salah! Sesuai dengan namanya, jurus-jurus pendekar ‘gendeng’ ini terbilang unik dan bisa bikin siapa saja tertawa terbahak-bahak. Sebut saja Kunyuk Melempar Buah, Pukulan Sinar Matih, Pukulan Angin Puyuh, dan yang paling populer adalah Serangan Kapak Mau Naga Geni 212.
BACA JUGA: