TARAKAN - Kota Tarakan, Kalimantan Utara kini telah memiliki dua museum yang menyimpan benda-benda bersejarah peninggalan Perang Dunia II.
Wali Kota Tarakan, Sopian Raga menjelaskan, museum menjadi wadah mendapatkan informasi sejarah sehingga perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Kedua museum itu adalah museum PD II dan museum Perminyakan.
Benda-benda bersejarah disimpan dalam museum sebagai bentuk nyata menghormati dan menghargai perjuangan pada pahlawan pada masa itu. Oleh karena itu, museum dapat difungsikan menjadi tempat pendidikan dan wisata.
Museum Perang Dunia II di Kota Tarakan ini memiliki nilai sejarah yang kuat dimana benda-benda yang disimpan di dalamnya berasal dari hibah warga setempat dan warga asing dari Australia.
Sedangkan Museum Perminyakan, benda-benda bersejarah merupakan hibah dari PT Pertamina EP Asset 5 Field dan PT Medco E&P Tarakan. "Benda-benda bersejarah di Museum Perminyakan murni hibah dari PT Pertamina dan Medco," beber dia.
Pada kedua museum ini, jumlah benda bersejarah yang disimpan sebanyak 107 buah. Jika ada masyarakat yang menemukan benda bersejarah dapat melaporkan kepada pemerintah daerah setempat.