Pada Tortor Suhut Bolon tarian dimulai oleh suhut atau tuan rumah karena merekalah yang punya pesta dan membiayai semua persiapan pesta. Lalu pada Tortor Kahanggi, tarian dilakukan oleh saudara laki-laki yang satu marga dengan suhut. Kemudian pada Tortor Anak Boru, tarian dilakukan oleh pihak atau kelompok keluarga yang mengambil istri.
Selanjutnya pada Tortor Raja-raja Torbing Balok, tarian dilakukan oleh raja-raja adat dari kampung sebelah. Tahapan berikutnya adalah Tortor Raja Panusunan bulung yang dilakukan oleh raja yang paling tinggi posisinya dalam pelaksanaan upacara adat. Urutan selanjutnya adalah Tortor Naposo Nauli Bulung di mana para pemuda-pemudi melakukan tarion. Terakhir adalah Tortor Namora Pule yang dilakukan oleh pasangan pengantin di di depan kedua orang tua dan keluarga besar dari pihak pengantin laki-laki.
Seluruh urutan manortor di atas dilakukan selama pelaksanaan upacara adat. Kembali lagi urutan penyajian diatur dengan ketentuan yang disepakati. Hal penting yang harus dicatat adalah setiap tarian tortor selalu dimulai dari pihak laki-laki sampai selesai dan kemudian dilanjutkan oleh pihak perempuan. Begitu seterusnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.