Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bedah Laser Bisa Mengganti Warna Mata Hanya dengan 20 Detik

Maharani Putri Sabillah , Jurnalis-Rabu, 22 November 2017 |15:57 WIB
Bedah Laser Bisa Mengganti Warna Mata Hanya dengan 20 Detik
Mata biru (Foto: HDwallsource)
A
A
A

MATA biru secara historis merupakan ukuran daya tarik yang penting bagi sebagian orang. Biasanya ditemukan pada artis atau model dan hanya 17% populasi di dunia yang memilikinya. Namun, kini semua orang bisa memiliki mata biru hanya dengan 20 detik.

Bagi sebagian orang, sekira 80%, mata biru hanya bisa dimiliki dengan bantuan lensa kontak berwarna atau implan iris buatan. Tapi, hal tersebut akan berubah dengan adanya prosedur medis baru yang dipelopori oleh perusahaan California Stroma Medical yang bisa mengubah mata coklat menjadi biru.

BACA JUGA:

Prosedur laser ini bekerja dengan cara menghilangkan pigmen warna cokelat pada mata dari permukaan iris, kemudian cahaya masuk melalui serat kecil dan menyebar di stroma. Ketika menguraikan cahaya, panjang gelombang sinat matahari menabrak molekul yang jauh lebih kecil sehingga memunculkan warna biru di iris mata.

Dilansir dari odditycentral (22/11/2017), Ketua dan Penanggung Jawab Ilmiah di Stroma Medical dr. Gregg Homer mengatakan, setiap mata yang berwarna cokelat terdapat mata biru di bawahnya. "Satu-satunya perbedaan ialah mata coklat menjadi lapisan pigmen tipis di atas permukaan mata biru.” tambahnya.

Perawatan laser untuk menghapus lapisan pigmen pada iris hanya memerlukan waktu sekitar 20 detik. Namun, mata biru tidak bisa langsung terlihat. Ia harus menunggu sampai tubuh mengeluarkan jaringan tersebut secara alami dan bertahap.

“Energi yang digunakan pada laser ini sangat rendah sehingga tidak akan berbahaya bagi tubuh,” kata Homer. Ia juga menambahkan bahwa laser hanya mengenai iris dan tidak memasuki bagian dalam mata, jadi tidak akan memengaruhi keberadaan saraf mata.

Stroma Medical berupaya untuk mengembangkan prosedur medis teraman, termurah, dan paling mudah tersedia di pasaran, namun perusahaan ini belum mendapat persetujuan dari badan pengatur di Amerika Serikat.

Dewan medis perusahaan telah menyatakan bahwa operasi diindikasi aman, namun sejauh ini hanya ada 37 pasien yang telah menjalani perawatan tersebut. 17 pasien berada di Meksiko dan 20 lainnya di Kosta Rika.

Saat ini, perusahaan dalam tahap penggalangan dana karena mencari investor dan berharap dapat menyelesaikan uji klinis dalam beberapa tahun.

Industri medis, khususnya spesialis mata mengaku belum menerima prosedur ini, mengingat mata adalah salah satu organ paling sensitif dan prosedurnya tidak bisa diubah lagi.

Saj Khan, seorang dokter mata di London Eye Hospital mengatakan bahwa menghilangkan pigmen di dalam mata dapat menyumbat saluran drainase sehingga akan mengakibatkan tekanan di dalam mata. “Jika itu terjadi dalam waktu yang cukup lama, pasien akan mengalami peningkatan glaukoma.”

Glaukoma adalah jenis penyakit mata yang bisa menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara permanen alias kebutaan.

Namun, hal tersebut dibantah oleh Stroma Medical. Ia mengklaim bahwa partikel yang dilepaskan oleh prosedur terlalu kecil untuk menyebabkan glaukoma.

 BACA JUGA:

Homer juga mengatakan bahwa tujuan perusahaannya bukanlah untuk mempromosikan mata biru, melaikan hanya memenuhi kebutuhan orang-orang yang ingin tampil cantik dengan mata terang. “Saya percaya bahwa orang gemar mengekspresikan diri mereka dengan cara tertentu dan sangat senang jika mereka memiliki kebebasan untuk melakukan itu,” pungkasnya. (Maharani Putri Sabillah)

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement