(@keyaybimbi/Instagram)
Semakin memasuki area museum, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan layar multimedia yang menggambarkan perjuangan beliau semasa hidup. Ada juga buku elektronik yang menceritakan secara singkat setiap peristiwa yang ada dalam buku ini.
Gambaran perjuangan Jenderal Soeharto semakin terlihat jika memasuki area diorama yang dibuat dengan mengusung konsep perpaduan antara tradisional dan modern. Memasuki area diorama ini pengunjung akan disuguhi tampilan roll film yang isinya dokumentasi visual gerak.
Beberapa gambaran perjuangan yang ditampilkan antara lain ketika melakukan koordinasi dengan Pangsar Jenderal Sudirman ketika SO 1 Maret 1949. Selain itu ada juga diorama yang memperlihatkan ketika Jenderal Soeharto diundang FAO di Roma pada 1985 untuk menerima penghargaan keberhasilan dalam swasembada pangan.
Selain mengenang perjuangannya, di area museum ini juga terdapat sumur tempat Jenderal Soeharto menggunakan airnya untuk mandi saat masih kecil. Untuk bisa melihat semua yang jadi menu utama di museum ini pengunjung tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.