BACA JUGA:
Jenis batik ini digunakan oleh kedua orangtua mempelai karena memberi makna bahwa orangtua berperan penting dalam memberi pengetahuan dan menuntun anak-anaknya ke gerbang rumah tangga.
Berbeda dengan Jokowi dan Iriana, Gibran, Selvi, dan Kaesang menggunakan kain batik bercorak parang. Jenis batik satu ini memiliki filosofi tinggi perihal hubungan kekeluargaan yang erat.
Batik parang menggambarkan jalinan dan hubungan yang tak pernah putus untuk memperbaiki diri dan memperjuangkan kesejahteraan. Sayang, menurut mitos, batik parang tidak baik digunakan dalam prosesi pernikahan karena bisa berdampak buruk pada kehidupan pasangan yang akan menikah.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.