Melansir dari akun instagram @mountnesia, Rabu (18/10/2017), mendaki dengan menggunakan celana jeans sebenarnya tidak dianjurkan dan sebaiknya dihindari, sebab celana jeans merupakan jenis celana yang cukup berat untuk dipack dan di masukkan ke dalam tas carrier. Celana jeans beratnya juga akan bertambah jika basah, selain itu jenis celana ini juga akan susah keringnya.
Ketika mendaki gunung, celana jeans bisa jadi faktor utama yang menyebabkan lecet pada pangkal paha. Lecet itu bisa terjadi karena celana jeans memiliki ukuran yang cenderung sempit dan bahannya cukup kasar, Anda pasti tidak mau kan mendaki gunung sambil mengangkang?
Celana jeans yang dikenakan ketika mendaki gunung juga tidak dapat digunakan untuk menghangatkan bagian kaki, karena pori-pori bahan yang ada pada jeans ukurannya cukup besar tidak seperti celana gunung yang berbahan parasut. Sehingga, para celana jeans udara dingin atau angin akan mudah masuk melewati celah pori-pori yang besar tadi.
(Baca Juga: VIRAL! Guru Bahasa Inggris di Thailand Cantiknya Bikin Betah di Kelas!)
Alasan tidak dianjurkannya pemakaian celana jeans ketika mendaki lainnya, yaitu celana jeans yang basah akan membuat kemungkinan hipotermia semakin besar. Pasalnya, celana jeans akan lama kering sehingga saat hujan dan basah, pendaki akan lebih mudah kedinginan.