Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TERUNGKAP, Mengapa Anak Perempuan Memiliki Risiko Lebih Kecil Menderita Autisme

Tiara Putri , Jurnalis-Rabu, 18 Oktober 2017 |17:39 WIB
TERUNGKAP, Mengapa Anak Perempuan Memiliki Risiko Lebih Kecil Menderita Autisme
Anak perempuan memiliki risiko lebih kecil menderita autisme (Foto:Happycentre)
A
A
A

HINGGA kini penyebab autisme pada anak belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seorang anak mengalami gangguan saraf tersebut. Salah satunya adalah jenis kelamin. Anak laki-laki berisiko empat kali lipat untuk mengembangkan spektrum autisme. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bagaimana hal itu bisa terjadi.

Peneliti dari University of Iowa melakukan percobaan pada tikus untuk melihat alasan mengapa anak laki-laki lebih berisiko. Dari data yang didapatkan peneliti, dalam setiap 200 kasus autisme terdapat satu kasus yang disebabkan oleh penghapusan DNA pada kromosom tertentu. Peneliti lalu mencoba menghapus DNA tersebut pada tikus.

BACA JUGA:

Sarah Stage, Wanita Six Pack Lahirkan Baby Logan yang Lucu!

Tikus betina maupun jantan yang digunakan dalam penelitian diuji kelainan perilakunya saat pemberian hadiah. Reaksinya ditunjukkan oleh bagian otak yang disebut striatum. Tanda-tanda perilaku abnormal hanya tampak pada tikus jantan saja. Sedangkan tikus betina terlihat tidak terpengaruh walaupun DNA sudah dihapus.

Percobaan lebih lanjut dilakukan peneliti untuk menunjukkan perbedaan perilaku antara tikus jantan dan betina yang berkaitan dengan jalur pensinyalan di striatum. Dari hasil percobaan peneliti mengambil kesimpulan pemberian hadiah tidak memuaskan dengan cara yang sama pada tikus jantan dan betina. Hal itu menyebabkan adanya gangguan penghargaan sehingga terjadi kesulitan berinteraksi sosial.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement