Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baru Tahu, Ternyata Selama Ini Penyebutan Nama Chai Tea Salah!

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 12 Oktober 2017 |08:07 WIB
Baru Tahu, Ternyata Selama Ini Penyebutan Nama Chai Tea Salah!
Chai Tea di India (Foto: Foodandwine)
A
A
A

TIDAK hanya kopi, olahan teh kini mulai dilirik para pencinta kuliner di seluruh dunia. Apalagi dengan adanya tradisi afternoon tea khas Inggris yang kini sudah mulai meluas, bahkan cukup populer di kalangan pencinta kuliner Indonesia.

Selain itu, kini sudah banyak pula beragam varian teh yang memenuhi pasar nusantara. Mulai dari teh tarik khas Malaysia, matcha dari Jepang, thai tea khas Thailand, dan yang cukup menyita perhatian dunia adalah olahan teh khas India yang dikenal dengan sebutan chai tea. Di India, chai sudah menjadi salah satu elemen terpenting dalam kehidupan masyarakat negara tersebut.

Anda dapat dengan mudah menemukan berbagai olahan chai di setiap sudut kota-kota di India, mulai dari transportasi umum, pinggir jalan, toko sari, hingga restoran-restoran bintang 5, semuanya pasti menyediakan racikan teh rempah-rempah itu.

Berbeda dengan India, di Amerika, “chai” dikategorikan sebagai salah satu varian rasa teh yang diracik dengan campuran kayu manis dan kapulaga. Namun secara harfiah, chai dalam bahasa India berarti teh . Jadi ketika Anda mengatakan chai tea, pada dasarnya Anda berkata “teh teh”. Budaya Chai di India pertama kali berkembang sejak era kolonisasi Inggris.

Selama masa kolonisasi, British East India Company memproduksi produk teh yang dipasok langsung dari daerah Assam, dan pada akhirnya menjadi komoditas terbesar India.

Konsumsi teh di India pun tumbuh dengan pesat. Masyarakat India juga mengadaptasi teknik peracikan teh hitam khas Inggris yang dicampurkan dengan susu dan gula. Bedanya, mereka menambahkan beberapa jenis rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, dan cengkeh.

Saat ini, India tidak hanya menjadi penghasil teh terbesar di dunia, tetapi juga sebagai konsumen terbesar komoditas tersebut. Di kebanyakan kota besar, Anda dapat menemukan chaiwallas (vendor yang secara khusus menjual chai) di setiap sudut kota, lengkap dengan panci baja atau ceret besar yang dipenuhi oleh racikan chai.

Setiap regional di India ternyata memiliki variasi chai dengan keunikannya masing-masing. Di Kashmir, biasanya chai diolah menggunakan teh hijau bukan teh hitam. Lalu ditambahkan beberapa potong kacang almond sebagai pelengkap. Namun sebagian besar komponen yang digunakan tetap sama yakni, teh, susu, rempah-rempah, dan pemanis. Demikian dilansir dari Food & Wine, Kamis (12/10/2017).

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement