Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menyedihkan, 15 Juta Orang Penduduk Negara Ini Menderita Sakit Mental

Menyedihkan, 15 Juta Orang Penduduk Negara Ini Menderita Sakit Mental
A
A
A

ISLAMABAD - Sebanyak 15 juta orang menderita bermacam gangguan mental di Pakistan. Hal itu disampaikan para ahli dalam satu seminar saat negeri itu memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia.

Badaruddin Junejo, Kepala Ilmu Penyakit Jiwa di Mohtarma Benazir Bhutto Medical University, mengatakan jumlah pasien semacam itu terus bertambah di negeri tersebut.

“Faktor seperti kerugian ekonomi, ketidak-amanan, ketidak-pastian politik, pengangguran, kondisi kerja yang penuh tekanan, diskriminasi gender dan gangguan susunan sosial adalah penyebab utama penyakit mental di negeri itu,” kata para ahli.

Berkaitan dengan Hari Kesehatan Mental Dunia, satu seminar terpisah diselenggarakan di Benazir Bhutto Hospital di Rawalpindi. Dalam kegiatan tersebut, depresi dikatakan mengisi enam persen dari semua penyakit mental di negeri itu.

(Baca Juga: Pasutri yang Ingin Cepat Punya Momongan, Coba Gaya Seks Missionaris!

Terpisah dari itu, Punjab Institute of Mental Health menyelenggarakan kegiatan jogging untuk meningkatkan kesadaran di Ibu Kota Provinsi Punjab, Lahore, untuk memperingati hari tersebut.

Sementara negeri itu memperingati Hari Kesehatan Mental, kepanikan yang disebabkan oleh seorang penyerang tak dikenal dengan menggunakan pisau, yang telah dinyatakan menderita gangguan jiwa oleh polisi, di Kota Karachi di Pakistan Selatan masih tersebar luas di kota tersebut.

(Baca Juga: Rahasia Pernikahan Awet Sampai Tua)

Hanya perempuan menjadi sasaran dan 11 perempuan telah cedera selama dua pekan belakangan oleh penyerang yang menderita sakit mental itu, yang masih berkeliaran setelah menyebar gelombang panik.

(Baca Juga: VIRAL! Video Efek Retak Jembatan Kaca di China Menuai Reaksi Keras dari Masyarakat)

Inspektur Senior Polisi di Karachi Shehla Qureshi mengatakan penyerang tersebut mengincar perempuan secara khusus. Perempuan di Daerah Gulistan-e-Johar, tempat penyerang misterius bisanya menemukan sasarannya, tak mau keluar rumah mereka sendirian saja karena mereka takut terhadap penyerang yang sakit jiwa itu.

(Baca Juga: Pemandangan Tidak Disangka dari Kokpit Sebelum Pesawat Mendarat, Menakjubkan!)

Sameeha Aleem, seorang konsultan ilmu jiwa, mengatakan kepada media lokal bahwa penyerang berpisau tersebut mungkin mendapat perintah halusinasi untuk menyerang perempuan, dan ia mungkin telah menyaksikan kekerasan serta pelecehan di tangan perempuan. Akibatnya ialah ia sekarang melakukan pembalasan dengan menyerang perempuan secara membabi-buta.

(Muhammad Saifullah )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement