Sementara itu, pihak The Ranch Hotel sendiri menjelaskan bahwa mereka sangat mengutamakan keamanan dalam produk hidangan makanan yang disajikan kepada para tamu. Dalam situs resmi pub sendiri, dijelaskan bahwa pada hari kejadian mereka telah menyajikan sekitar262 hidangan steak dan hanya satu pesanan steak yang dikembalikan.
Tidak hanya melalui situs resminya, The Ranch Hotel juga memberikan keterangan lewat pesan status di akun Facebook resminya yang kurang lebih menjelaskan bahwa mereka telah melakukan proses investigasi lanjutan mengenai kasus Stella ini.
“Investigasi pihak kami menghasilkan bahwa insiden ini terjadi, sebab ada lalat pembawa larva yang hinggap di daging setelah daging di masak. Karena pada dasarnya, tidak mungkin larva itu bertahan dalam daging saat sedang dimasak. Semua staff di dapur kami adalah tenaga yang berpengalaman dan terakreditasi dalam hal keamanan pangan,” ungkap juru bicara The Ranch Hotel.
Diketahui lebih jelas, walaupun pihak The Ranch Hotel telah berinisiatif untuk melaporkan kejadian ini pada pihak berwenang setempat dan juga meminta maaf kepada Stella. Namun Stella sendiri masih belum mau menyakini atau dengan kata lain masih ragu dengan klarifikasi yang diberikan, begitu juga dengan pelanggan lainnya yang menduga bahwa larva belatung hinggap di daging steak yang didiamkan setelah dimasak, di waktu menunggu untuk dihidangkan.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.