Advertisement
Advertisement

WASPADA! Batuk Lebih dari 3 Minggu dan Sering Berkeringat di Malam Hari Bisa Jadi Pertanda Tuberkulosis

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 02 Oktober 2017 |12:32 WIB
WASPADA! Batuk Lebih dari 3 Minggu dan Sering Berkeringat di Malam Hari Bisa Jadi Pertanda Tuberkulosis
Ilustrasi (Foto: Msn)
A
A
A

PENURUNAN sistem imun tubuh sangat berdampak pada kesehatan. Semakin lemah antibodi, maka akan dengan mudahnya virus bakteri penyebab penyakit muncul. Apalagi di musim pancaroba seperti sekarang ini.

Demam, flu, atau batuk menjadi penyakit yang mudah menyerang saat pergantian musim. Selain itu, masalah kesehatan yang lebih serius pun bisa terjadi. Salah satunya adalah penyakit Tuberkulosis. Tapi, bagaimana akhirnya Anda mengetahui bahwa tubuh Anda memungkinkan atau memiliki faktor risiko penyakit ini?

Sebelumnya, dilansir dari Mayo Clinic, Senin (2/10/2017), ternyata penyakit TB ini dibagi menjadi 2 jenis. Yang pertama adalah TB Laten dan yang kedua TB Aktif. Apa bedanya?

Pada kondisi TB Laten, biasanya dokter menyebutnya infeksi TB. Pada kondisi ini, bakteri penyebab tetap berada di dalam tubuh Anda namun statusnya tidak aktif dan tidak menimbulkan gejala. Penyakit TB ini tidak menular ke orang lain.

Nah, pada kondisi TB Laten, seseorang bisa saja status TB-nya berubah menjadi aktif. Banyak faktor yang menyebabkan perubahan kondiso tersebut, salah satunya adalah tidak menjaga dengan baik kesehatan tubuh dan tentunya tidak menghindari tubuh dari faktor risiko. Perlu diketahui, di dunia ini ada sekitar 2 miliar orang yang terinfeksi TB atau mengidap TB Laten ini.

Sementara itu, TB Aktif secara kasat mata bisa terbaca dan telihat. Tubuh pasien semakin lama semakin habis (berat badan menyusut drastis, Red) dan penyakit TB Aktif itu bisa menular ke orang lain. Yang perlu Anda sadari, TB Aktif bisa langsung terlihat gejalanya dalam beberapa minggu pertama setelah terinfeksi bakteri TB. Namun, beberapa dari kasus yang pernah terjadi juga ada yang proses terinfeksinya bertahun-tahun dulu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement