Menurut seorang ahli gizi olahraga, Leslie Bonci, istirahat dari diet juga patut dicoba dari sudut pandang psikologis. Leslie mengatakan, "Ketika orang dalam mode diet, energinya bisa terkuras. Hal itu membuat segi psikologis melemah setelah beberapa saat diet dilakukan. Mengambil istirahat dalam diet dapat mendorong seseorang meraih kesuksesan dalam diet. Selama beristirahat setelah dua minggu diet, seseorang harus kembali fokus dengan komitmennya untuk diet.”
BACA JUGA:
Dengan tetap fokus, seseorang juga harus memperhatikan asupan makanannya. Istirahat dari diet bukan berarti orang tersebut bisa makan sesukanya. Sebagai contoh, saat sedang istirahat jangan dijadikan kesempatan untuk makan camilan manis seperti kue dan es krim secara berlebihan. Makanan harus sama seperti sebelumnya saat sedang mempertahankan berat badan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah makan dengan porsi seimbang. Demikian seperti yang dilansir dari Bicycling, Jumat (29/9/2017).
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.