Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE WEEK-END: Membedah Filosofi Lauk Pauk yang Disajikan dalam Nasi Tumpeng

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Sabtu, 30 September 2017 |11:30 WIB
OKEZONE WEEK-END: Membedah Filosofi Lauk Pauk yang Disajikan dalam Nasi Tumpeng
Filosofi lauk pauk dalam nasi tumpeng (Foto:Ist)
A
A
A

MASYARAKAT Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan nasi tumpeng. Makanan berbentuk kerucut ini memang selalu disajikan dalam berbagai acara tertentu, karena mengandung makna filosofi yang sangat kental.

Dalam budaya masyarakat Jawa, Madura, dan Bali, olahan nasi tumpeng biasanya disajikan dengan aneka lauk pauk, dan biasanya diletakkan di atas tampah (wadah bundar yang terbuat dari anyaman bambu) dan dilasi dengan daun pisang. Lauk yang dihidangkan pun ternyata tidak sembarangan.

Hal ini sempat dijelaskan secara langsung oleh juru masak legendaris Indonesia, Sisca Soewitomo. Menurutnpibqaalauk yang disajikan dalam nasi tumpeng harus mengandung 3 elemen kehidupan yakni, darat, air, dan udara.

BACA JUGA:

COOKING GADGET: Lupakan Mug Biasa, Lebih Fancy saatnya Seruput Kopi dari Cangkir...

Demi Makan Gratis, Nenek Ini Mengunjungi Pemakaman Orang Tidak Dikenal Selama 14...

"Kelengkapan lauk tumpeng itu juga ada syaratnya. Harus ada 5 jenis lauk yang bahan, bumbu dan cara masaknya berbeda," tutur Sisca saat dihubungi Okezone via telepon.


      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement