MASYARAKAT Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan nasi tumpeng. Makanan berbentuk kerucut ini memang selalu disajikan dalam berbagai acara tertentu, karena mengandung makna filosofi yang sangat kental.
Dalam budaya masyarakat Jawa, Madura, dan Bali, olahan nasi tumpeng biasanya disajikan dengan aneka lauk pauk, dan biasanya diletakkan di atas tampah (wadah bundar yang terbuat dari anyaman bambu) dan dilasi dengan daun pisang. Lauk yang dihidangkan pun ternyata tidak sembarangan.
Hal ini sempat dijelaskan secara langsung oleh juru masak legendaris Indonesia, Sisca Soewitomo. Menurutnpibqaalauk yang disajikan dalam nasi tumpeng harus mengandung 3 elemen kehidupan yakni, darat, air, dan udara.
BACA JUGA:
"Kelengkapan lauk tumpeng itu juga ada syaratnya. Harus ada 5 jenis lauk yang bahan, bumbu dan cara masaknya berbeda," tutur Sisca saat dihubungi Okezone via telepon.