Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekalipun Enak, Ternyata Berlebihan Konsumsi 6 Jenis Ikan Ini Berbahaya, Salah Satunya Ikan Nila

Koran SINDO , Jurnalis-Jum'at, 29 September 2017 |06:30 WIB
Sekalipun Enak, Ternyata Berlebihan Konsumsi 6 Jenis Ikan Ini Berbahaya, Salah Satunya Ikan Nila
Ikan nila tidak boleh disantap berlebihan (Foto:Selerarasa)
A
A
A

SEGALA yang dikonsumsi berlebihan memang tidak baik untuk kesehatan, bahkan sekalipun yang disantap adalah ikan.

Bukan rahasia lagi kalau ikan banyak menyimpan nilai gizi tinggi yang baik untuk kesehatan dan masa pertumbuhan bagi si kecil, karenanya kampanye gemar makan ikan selalu giat didengungkan.

Namun mengonsumsi ikan yang berlebihan sebenarnya tidak bagus juga. Ini berlaku bagi beberapa jenis ikan, apa saja, simak ulasannya berikut seperti dilansir dari Koran Sindo.

1.IKAN LELE IMPOR

Ikan lele impor dapat tumbuh dengan ukuran cukup besar. Untuk mempercepat pertumbuhan, banyak peternak lele yang memberi makanan dengan hormon tertentu. Rata-rata lele di pasaran tumbuh dengan tidak wajar. Kendati demikian, lele yang hidup di alam bebas punya kandungan gizi baik.

 

2.BELUT

Belut masuk dalam catatan ikan berbahaya karena kebanyakan belut sekarang hidup dengan menyerap limbah industri pertanian. Spesies belut di Amerika Serikat (AS) malah telah dinyatakan punya racun tinggi. Sementara, bielut Eropa dianggap berbahaya karena tercemar merkuri dalam jumlah besar.

BACA JUGA:

Trik Menghemat Pengeluaran, 5 Jenis Makanan Ini Bisa Disimpan dalam Waktu Lama

URBAN FOOD: Mau Makan Siang Spesial dengan Ayam Goreng Kremes, Siapkan dari...

3.IKAN DOLAR

Ikan Dolar atau oilfish mengandung zat gempylotoxin, sejenis zat yang terkandung dalam lilin. Zat ini sangat sulit dimetabolisme oleh tubuh. Meskipun racunnya tak begitu merugikan tubuh, tetapi mengonsumsi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Untuk mengurangi kadar gempylotoxin, ikan ini sebaiknya digoreng hingga kering atau dipanggang dalam waktu lama.

4.IKAN NILA

Di balik kelezatan ikan Nila, rupanya mengandung konsentrasi lemak berbahaya. Peneliti merinci, kandungan lemak berbahaya yang dikandung ikan nila setinggi kandungan lemak pada babi. Terlalu banyak mengonsumsi ikan ini akan menambah kadar kolesterol dan membuat tubuh menjadi sensitif terhadap alergi.

BACA JUGA:

Catat! Ini 3 Komponen Penting yang Perlu Diperhatikan saat Mendesain Dapur

5.TUNA

Sebagaimana Makerel, ikan yang memiliki gaya hidup berkelompok ini juga punya kandungan merkuri, khususnya tuna sirip hitam dan sirip biru. Ikan ini jenis ini juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

6.MAKEREL

Makerel adalah sebutan bagi sekelompok ikan laut yang terdiri dari beberapa marga anggota famili Scombridae. Namun rupanya ikan ini cenderung mengandung zat merkuri. Makerel di Samudra Atlantik dianggap paling banyak mengandung merkuri. Jadi, ada baiknya Anda tidak makan ikan jenis ini terlalu banyak.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement