Orang Korea barur mengenal cabai berkat jasa pedagang Portugis yang datang ke Negeri Ginseng itu pada abad ke-16. Pada awalnya, para pedagang portugis mulai menyebarkan cabai di kawasan Afrika, India, Amerika Selatan, hingga akhirnya dibawa ke Jepang dan Korea pada tahun 1549.
BACA JUGA:
Resep asinan sayuran sendiri baru dimuat dalam buku resep pada tahun 1670, tetapi tidak menggunakan cabai sebagai bahan dasarnya. Di dalam catatan sejarah abad ke-17, baru dituliskan tentang 11 jenis kimchi, sedangkan penggunaan cabai baru populer sekitar 200 tahun kemudian. Sebelum abad ke-19, kimchi hanya dibuat dari sayuran asli Korea. Pasalnya, pada saat itu sawi putih belum dikenal oleh warga korea sampai abad ke-19.
Menurut para ahli, Kimchi juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan manusia. Makann ini mengandung kadar serat makanan yang cukup tinggi, namun rendah kalori. Secara spesifik, kimchi kaya dengan vitamin A, B1, B2, kalsium, zat besi, dan bakteri asam laktatk yang baik untuk pencernaan. Demikian dilansir Okezone, dari berbagai sumber.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.