Festival tengu biasanya akan berlangsung hingga malam dengan serangkaian acara yang berjalan dramatis. Jika di mata pelancong tengu hanyalah sebatas festival yang melibatkan api, tidak pada anggapan warga setempat yang menganggap tengu luar biasa, karena merupakan makhluk mitologis Jepang.
Di zaman modern ini, festival tengu menghadirkan makhluk tersebut dengan menggambarkan sosok humanoid berwajah merah, berhidung panjang yang menonjol, berambut panjang dan berkumis serta berjenggot yang juga panjang berwarna putih. Makhluk ini berjalan dengan menggunakan sandal jepit bakiyak kayu khas Jepang yang tinggi sambil membawa sebuah tongkat panjang.
Baca Juga: Oktoberfest Resmi Dimulai! Yuk Lihat Keseruan Ribuan Turis yang Hadir di Jerman
Melansir dari laman blog God Knows What, Rabu (20/9/2017), makhluk merah ini nantinya akan berjalan di atas api yang berkobar. Namun, bukan hanya dirinya saja yang harus berjalan di atas kobaran api, tapi juga ada sejumlah kelompok yang terdiri dari 20 orang lokal membawa kayu berat dari kuil suci untuk melalui api.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.