Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Event Tourism Bakal Jadi Tren Wisata 2027, Kemenpar Soroti Potensi Festival Budaya

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |10:13 WIB
Event Tourism Bakal Jadi Tren Wisata 2027, Kemenpar Soroti Potensi Festival Budaya
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa. (Foto: dok Niko Prayoga/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengungkapkan bahwa event tourism diprediksi bakal menjadi tren wisata teratas di Indonesia pada 2027. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, saat membuka Launching Prambanan Shiva Festival 2027 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Ni Luh Puspa menjelaskan, proyeksi tersebut mengacu pada survei para ahli dalam Indonesia Tourism Outlook 2026-2027 yang menempatkan wisata berbasis acara sebagai tren berwisata paling potensial di Tanah Air.

“Survei para ahli dalam Indonesia Tourism Outlook 2026-2027 menempatkan event tourism sebagai tren berwisata teratas yang diproyeksikan berkembang di Indonesia pada tahun 2027,” ujar Ni Luh Puspa.

Ia menilai momentum ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan ragam destinasi nasional, khususnya wisata berbasis budaya lokal, alam, dan masyarakat, termasuk perjalanan ziarah serta retreat spiritual. 

Peningkatan Wisatawan pada Pengalaman Spiritual dan Budaya

Tren ini juga sejalan dengan laporan Global Wellness Economy Monitor 2025 yang mencatat peningkatan minat wisatawan terhadap pengalaman spiritual dan budaya. Oleh karena itu, Kemenpar terus mendorong berbagai destinasi agar sejalan dengan tren tersebut, salah satunya melalui gelaran Prambanan Shiva Festival 2027.

“Melalui perpaduan tradisi keagamaan, ekspresi seni, serta keagungan kawasan candi, Prambanan Shiva Festival dapat menghadirkan pengalaman spiritual dan budaya yang berdampak, sekaligus menjadi daya tarik kunjungan wisatawan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ni Luh Puspa optimistis peluang pariwisata dari festival ini bakal terdorong oleh tren positif pertumbuhan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman). Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, perjalanan wisnus tercatat mencapai 842,15 juta atau tumbuh 4,29 persen. Sementara itu, kunjungan wisman mencapai 10,58 juta atau tumbuh 5,38 persen.

Dampak Signifikan pada Sektor Ekonomi

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement