DI era sekarang, tak sedikit pria mengalami masalah batu ginjal yang sangat mengganggu. Sampai-sampai ada loh, seorang pria dari California, Amerika Serikat keluarkan batu dari kandung kemih seumuran telur burung unta. Waduh!
Dokter di sebuah rumah sakit di California mendapat kejutan dalam menyelesaikan tugasnya, membedah pria berusai 64 tahun. Pria tersebut menderita batu ginjal yang ukurannya tidak biasa.
Disebutkan dokter, pria tersebut mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa di bgaian ginjal. Terutama saat buang air kecil, dia sangat mengeluhkan rasa nyeri.
Dokter menyarankannya untuk melakukan CT scan. Gambarnya menunjukkan, batu ginjal dalam kandung kemih pria tersebut sangat besar.
Baca Juga: Asyik! Minum Kopi dan Teh Bikin Wanita Diabetes Lebih Panjang Umur
Lalu, tak lama dari hasil CT Scan keluar, dokter menyarankan untuk melakukan pembedahan. Alhasil, batu tersebut berhasil diangkat dan wujudnya seukuran telur burung unta yang beratnya hampir 770 gram.
Dokter juga menyatakan bahwa pria tersebut memiliki kanker kandung kemih invasif lebih dari satu dekade yang lalu. Ia juga diberi perawatan laser untuk memecah batu lain yang lebih kecil, di samping menjalani operasi untuk mengeluarkan batu besar tersebut.
Penyebab dari munculnya batu tersebut yakni pria tersebut dianggap tidak sellau mengosongkan kandung kemihya saat buang air kecil. Akibatnya, dapat membentuk mineral keras yang mudah berubah menjadi batu.
Lalu, gejalanya meliputi sakit perut yang parah, urin disertai darah, perut mulas, nyeri dan lain sebagainya. Tetapi sebenarnya faktor risiko batu ginjal dapat diatasi.
Baca Juga: Waduh, Ada 27 Virus Bisa Hidup di Air Mani yang Bisa Menginfeksi Sperma!
Ada banyak cara untuk mengatasi batu ginjal yang bisa Anda terapkan. Termasuk, rajin minum air putih sekira dua liter sehari, membatasi konsumsi lemon agar tidak menurunkan fungsi ginjal, tidak sering menahan kencing, dan beberapa cara lain yang direkomendasi dokter.
Agar tak mengalami kejadian sama dan tak biasa itu, Anda disarankan untuk melakukan pencegahan terhadap risiko pembentukan batu ginjal. Hal ini wajib dilakukan supaya tidak mengganggu aktivitas, serta kondisi kesehatan tubuh tetap terjaga. Demikian dilansir Zeenews, Senin (18/9/2017).
Baca Juga: Ibu Hamil Dilarang Makan Pepaya? Ternyata, Efek Sampingnya Picu Keguguran dan 6 Lainnya
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.