MENGONSUMSI teh secara rutin dipercaya ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, dari sekian banyak jenis teh yang beredar di pasaran seperti, teh hitam, teh hijau, oolong, atau teh putih, manakah yang lebih sehat?
BACA JUGA:
Manjakan Lidah di Pagi Hari, Bikin Sarden Cheese Sandwich untuk Sarapan Yuk!
Makan Bareng Teman? Begini Trik Memisahkan Tagihan Pembayaran
Pertanyaan ini cukup menarik mengingat semua jenis teh berasal dari tanaman yang sama yakni, Camellia sinensis. Perbedaan terletak proses pengolahan teh yang dilakukan sesuai treatment masing-masing. Untuk mengetahui khasiat teh lebih lanjut, yuk simak ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir dari health.com, Selasa (12/9/2017).
Teh Hitam
Teh hitam bisa menjadi obat yang tepat untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Meski kandungan flavonoid antioksidannya tidak terlalu tinggi, para ahli mengklaim bahwa teh hitam sangat bagus untuk pengidap jantung serta dapat membantu mengurangi kadar kolesterol. Teh hitam juga diklaim dapat meningkatkan stamina atau energi Anda. Jadi jika sore nanti tubuh Anda sudah mulai lemas, Anda dapat mengonsumsi teh hitam yang memiliki kandungan kafein lebih tinggi daripada teh hijau.
Teh Hijau
Berbeda dengan teh hitam, teh hijau justru memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi yang dapat berfungsi dalam jangka waktu lama. Minuman ini dipercaya ampuh untuk melawan penyakit tertentu. “Polifenol yang ditemukan dalam teh hijau tidak hanya mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dengan cara menurunkan kadar kolesterol LDL Anda. Teh hijau juga ampuh untuk mengurangi risiko kanker payudara,” kata Sonia Oyola, MD, dari University of Chicago.
Teh Putih
Menyesap teh putih atau teh hijau secara teratur ternyata ampuh untuk menurunkan berat badan. Hal ini disebabkan karena kandungan kafein dan antioksidan yang disebut dengan katekin. “Teh putih merupakan jenis teh yang paling mudah diproses. Ia juga memiliki jumlah polifenol yang lebih tinggi, dan diketahui memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus,” catat Dr Oyola.
BACA JUGA:
Panjang Umur, Restoran Ini Bertahan hingga 40 Tahun meski Hanya Menjual 2 Jenis Makanan
Kurang Kenyang dengan Onigiri Biasa? Katering Ini Sajikan Onigiri 1 Kilogram
Kombucha
Teh kombucha yang difermentasi menggunakan gula dan kultur starter dari bakteri (baik) dan ragi, bisa menjadi sumber probiotik yang sangat baik dan ampuh untuk membangun kembali mikrobioma usus dengan seimbang. Hasilnya, kesehatan dan sistem pencernaan Anda akan berfungsi dengan baik. Kendati demikian, Anda harus mengetahui bahwa beberapa varietas kombucha biasanya mengandung alkohol sebesar 0.5 persen.
Teh pelangsing
Mungkin Anda pernah berpikir, apakah produk teh pelangsing benar-benar ampuh menurunkan berat badan atau melangsingkan tubuh? Jawabannya adalah tidak. Berdasarkan penelitian, beberapa jenis teh pelangsing ternyata menggabungkan kafein dengan diuretik yang akan menurunkan jumlah air dalam tubuh Anda bukan lemak yang sebenarnya. Teh pelangsing mungkin mengandung ramuan herbal seperti senna, obat pencahar alami yang mungkin saja memiliki efek samping. “Jika tujuan Anda adalah menghilangkan lemak, diet dan olah raga adalah jawaban yang tepat,” kata Cynthia Sass, RD.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.