Motif Simbut atau Batk Banten
Motif Simbut cukup sederhana karena berupa dedaunan yang berwarna cokelat atau warna netral lainnya, sementara warna dasar yang digunakan memilih warna hijau gelap.
Motif Kawung atau Batik Jawa Tengah
Melihat motif kawung pastinya sangat dekat sekali, karena sejak sekolah dasar motif batik yang satu inilah yang pertama kali diajarkan oleh guru keterampilannya. Motif kawung sering identic dengan motif sepuluh sen kuno, sebab bentuk bulat dengan lubang di tengahnya terlihat seperti uang sen pada masa itu.
Baca Juga: Berniat Beli Rumah dengan Fasilitas Bandara? Syaratnya Harus Punya Hobi Ini
Motif Parang atau Batik Tanah Jawa
Motif parang ini pun termasuk motif klasik karena sudah ada sejak lama. Sehingga meiliki persamaan dengan kawung, keraton, dan sogan karena didominasi warna hitam, putih dan cokelat. Motif parang sebenarnya berasa dari kata pereng atau miring, sehingga motifnya pun berbentuk menyerupai huruf S miring berombak dan memanjang.
Motif Priyangan atau Batik Tasik
Motif tumbuhan sangat kental dalam lukisan malam pada motif priyangan. Kesan elegan, kalem dan tidak mencolok dapat Anda manfaatkan untuk semakin mengenal sekitar. Motif ini pun dapat dikenakan dalam bebagi acara.
BACA JUGA: Foto-Foto Konyol yang Bisa Jadi Inspirasi saat Liburan
Motif pring Sedapur atau Batik Magetan
Ciri khasnya yang simple dan elegan membuat batik pring sedapur disukai banyak masyarakat. Batik yang memiliki warna dasar kuning ini, memiliki filosofi alasan dari adanya bambu dalam kehidupan dia. Bambu dapat memberikan makna ketentraman, keteduhan dan kerohanian. Selain itu, sering juga disebut pring, yang artinya meyakini apa saja yang dalam kehidupan kita, sebab kita harus bermanfaat bagi orang lain.
(Ade Indra Kusuma)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.