BATIK dikenal oleh dunia sebagai salah satu kain tradisional khas Indonesia. Batik juga merupakan salah watu warisan budaya bangsa Indonesia yang telah mendunia. Keterkenalan batik tidak hanya setingkat Asia saja, melainkan bangsa-bansa seperti Eropa bahkan Afrika pun menyukai kain bercorak ini.
Batik pun hadir dengan beragam corak atau motif. Dari hampir setiap daerah di Indonesia, memiliki motif batik yang menjadi khas daerahnya masing-masing. Biasanya berupa sumber daya alam, seperti perairan, perikanan, tanaman, hingga ikon kota atau daerah yang terkenal.
Kepopuleran batik, membuat banyak wisatawan yang menyambangi Indonesia, menjadikan batik sebagai buah tangan khas Indonesia. Hadirnya merek-merek lokal dari para perancang busana yang menjadikan batik sebagai kain dari busananya, membuat batik semakin naik daun dan digandrungi warga negara asing. Mereka membeli batik biasanya di mall-mall besar, pusat grosir, atau pasar tradisional.
Baca Juga: Ya Ampun, Wanita Aljazair Rela Menahan Sakit karena Tato di Wajah demi Dipuji Cantik
Dari banyaknya ragam batik yang ada di hampir setiap daerah tersebut, ada sekiranya 10 motif yang paling diincar dan diidolakan para wisatawan mancanegara. Dikutip dari Kliping, Jumat (8/9/2017), berikut deretannya.
Motif Sogan atau Batik Solo
Motif batik Solo ini termasuk motif yang tua. Pasalnya, motif yang juga memiliki nama lain Sogan, telah ada sejak zaman nenek moyang beberapa abad silam. Batik biasanya didominasi oleh warna cokelat muda dengan lengkungan garis jelas dan di tengah-tengah lengkungan tersebut ada corak bunga-bunga. Motif Sogan juga dikenal sebagai salah satu motif batik klasik, karena sudah cukup lama ada, dan dulunya dipakai oleh raja-raja keratin.
Motif Batik Tujuh Rupa atau Batik Pekalongan
Motif batik Pekalongan memiliki warna yang lebih banyak dan variatif, tapi didasari warna hitam. Motif ini kental sekali dengan nuansa alam, seperti bunga yang besar-besar, daun-daun. Warnanya pun tidak monoton, sehingga membuat para wisatawan mudah terpikat.
Motif Mega Mendung atau Cirebon
Motif batik yang satu ini hampir selalu ada di setiap merek batik di jajaran baris pakaian di mall-mall besar di Jakarta. Motif yang cukup sederhana justru membuat mega mendung nampak begitu mewah dan warnanya sangat cocok dan pas dipadupadankan dengan bawahan apa saja.
Motif Gentongan atau Batik Madura
Nah, motif yang satu ini berbeda dengan lainnya. Pasalnya, warna dasar kain tidaklah warna-warna netral, melainkan ungu. Dalam motif yang disajikan batik Madura, banyak terdapat gambar-gambar tanaman atau abstrak ataupun keduanya. Motif tersebut berciri khas selalu menggunakan warna terang, seperti merah, kuning, hijau dan ungu.
Motif Batik Keraton atau Batik Yogyakarta
Motif keraton juga jadi motif batik klasik. Bagi pencinta vintage motif batik ini pastinya tidak akan terlewatkan. Banyak wisatawan yang membawa buah tangan batik keraton karena sangat khas.
Motif Simbut atau Batk Banten
Motif Simbut cukup sederhana karena berupa dedaunan yang berwarna cokelat atau warna netral lainnya, sementara warna dasar yang digunakan memilih warna hijau gelap.
Motif Kawung atau Batik Jawa Tengah
Melihat motif kawung pastinya sangat dekat sekali, karena sejak sekolah dasar motif batik yang satu inilah yang pertama kali diajarkan oleh guru keterampilannya. Motif kawung sering identic dengan motif sepuluh sen kuno, sebab bentuk bulat dengan lubang di tengahnya terlihat seperti uang sen pada masa itu.
Baca Juga: Berniat Beli Rumah dengan Fasilitas Bandara? Syaratnya Harus Punya Hobi Ini
Motif Parang atau Batik Tanah Jawa
Motif parang ini pun termasuk motif klasik karena sudah ada sejak lama. Sehingga meiliki persamaan dengan kawung, keraton, dan sogan karena didominasi warna hitam, putih dan cokelat. Motif parang sebenarnya berasa dari kata pereng atau miring, sehingga motifnya pun berbentuk menyerupai huruf S miring berombak dan memanjang.
Motif Priyangan atau Batik Tasik
Motif tumbuhan sangat kental dalam lukisan malam pada motif priyangan. Kesan elegan, kalem dan tidak mencolok dapat Anda manfaatkan untuk semakin mengenal sekitar. Motif ini pun dapat dikenakan dalam bebagi acara.
BACA JUGA: Foto-Foto Konyol yang Bisa Jadi Inspirasi saat Liburan
Motif pring Sedapur atau Batik Magetan
Ciri khasnya yang simple dan elegan membuat batik pring sedapur disukai banyak masyarakat. Batik yang memiliki warna dasar kuning ini, memiliki filosofi alasan dari adanya bambu dalam kehidupan dia. Bambu dapat memberikan makna ketentraman, keteduhan dan kerohanian. Selain itu, sering juga disebut pring, yang artinya meyakini apa saja yang dalam kehidupan kita, sebab kita harus bermanfaat bagi orang lain.
(Ade Indra Kusuma)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.