Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE WEEK-END: Lereng Eneng, Kain Batik Garut yang Disakralkan sebagai Busana Pengantin Sunda

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 09 September 2017 |21:30 WIB
OKEZONE WEEK-END: Lereng Eneng, Kain Batik Garut yang Disakralkan sebagai Busana Pengantin Sunda
Batik Garut (Foto: Indonesiakaya)
A
A
A

Ciri tersebut adalah ragam motif datar dengan bentuk geometrik. Bentuk geometriknya sendiri paling banyak dijumpai adalah bentuk kawung atau belah ketupat. Tak jarang, ada juga batik garut yang bermotif flora maupun fauna.

Nah, bicara mengenai motif batik Garut, Anda akan menemukan motif turih oncom, merak ngibing, rereng apel, dan kawung ece. Kemunculan batik lereng eneng sendiri berasal dari transformasi dari motif pendahulunya ini.

(Foto: Indonesiakaya)

Selain lereng eneng, ada lagi motif motifikasi lainnya, seperti lereng udang, suliga ukel, sintung, cupat manggu, siku seling, kumeli bunga, adumanis, patah tebu, rereng calung, barong kembang, ayakan, angkin, atau limar.

Yang cukup terkenal dari semuanya adalah motif lereng eneng. Sebab, jenis motif ini dipakai sebagai kain pengantin adat sunda. Tidak diketahui pasti kenapa akhirnya batik motif ini yang disakralkan sebagai busana pengantin. Namun, jika melirik pada motifnya, mereka yang mengenakannya akan terlihat lebih anggun atau gagah, karena motifnya tidak terlalu besar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement