Serpihan katsuobushi membutuhkan proses panjang dalam pembuatannya, setidaknya butuh 6 bulan untuk mengolah ikan tuna segar menjadi katsuobushi yang siap dipasarkan.
Pertama, ikan tuna segar disortir dan diambil bagian dagingnya tanpa tulang, kepada dan ekor. Daging ikan tuna ini kemudian direbus hingga matang kemudian diasap dengan alat khusus hingga kering. Prosesnya belum selesai, karena ikan ini harus dijemur di bawah sinar matahari selama 4 bulan hingga benar-benar kering.
Setelah benar-benar kering, daging ikan tuna yang seperti bongkahan kayu ini secara perlahan diserut menggunakan alat tradisional. Semua proses pembuatan dilakukan dengan teknik tradisional, tujuannya untuk mempertahankan kualitas katsuobushi.
Setelah jadi serpihan tipis barulah katsuobushi dikemas dan siap dipasarkan. Prosesnya yang panjang membuat pekerja pabrik harus bekerja ekstra untuk mendapatkan hasil katsuobushi yang terjamin kualitasnya. Jadi jangan heran jika katsuobushi dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Dibalik kelezatnya ada waktu dan tenaga yang tercurah penuh.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.