Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggapan "Perempuan Tua" Susah Punya Anak Harus Dihilangkan!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 05 September 2017 |14:46 WIB
Anggapan
Ibu dan Anak (Foto: Dailymail)
A
A
A

Dia juga mengatakan bahwa perempuan seharusnya tidak merasa bersalah saat mereka memberi susu botol kepada bayi mereka, meski bertahun-tahun berkampanye untuk lebih banyak menyusui. Ya, tentunya dengan alasan yang pasti juga. Misalnya karena masalah kesehatan atau kondisi lainnya yang memungkinkan untuk si ibu tidak bisa memberikan ASI.

Pandangan Profesor Warwick terhadap usia sangat berbeda dengan banyak dokter kesuburan terkemuka. Di mana, banyak dari dokter lain yang mengatakan beberapa perempuan membiarkan kehamilannya terlambat, karena mereka tidak menyadari risikonya.

Sementara itu, British Fertility Society telah memeringatkan bahwa selebriti yang memiliki anak berusia 40-an memberi perempuan harapan palsu tentang ibu akhir.

Ketua peneliti Adam Balen mengatakan perempuan berusia 30 sampai 34 tahun memiliki angka kelahiran bayi sebesar 4,7 per 1.000 kehamilan. Angka itu meningkat menjadi 7,6 per 1.000 kehamilan di antara wanita berusia di atas 40 tahun.

Kemungkinan kelainan seperti down sindrom meningkat 1 dari 800 untuk wanita berusia 30, menjadi satu dari 100 untuk wanita berusia 40 tahun. Namun, angka tersebut tidak serta merta karena usia saja. Faktor lainnya adalah gaya hidup orang tua maupun genetik.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement