ANDA pasti pernah mengalami marah, mudah tersinggung, dan bad mood hanya karena kelaparan. Dalam bahasa Inggris, hal ini juga dikenal dengan sebutan 'hangry', penggabungan dua kata “hungry” dan “angry”. Kata ini sering digunakan untuk menjelaskan momen di mana seseorang sangat mudah terpancing amarahnya saat dalam kondisi kelaparan.
Menurut para ahli, hangry tidak ada kaitannya dengan sifat pemarah seseorang, namun lebih berkaitan dengan mekanisme bertahan hidup yang dimiliki manusia dan binatang. Berdasarkan pengakuan Paul Currie, seorang pakar perilaku nafsu makan dan profesor psikologi di Reed College, mengatakan bahwa rasa lapar dapat mendorong seseorang untuk menjadi lebih emosional.
BACA JUGA:
Dari Drake hingga Drew Barrymore, Penyanyi Hollywood Ini Memiliki Bisnis Minuman Beralkhol
Hal inilah yang baru saja dialami oleh seorang pria bernama Felipe Israel Meza Pineda. Ia nekat menembakkan senjata api ke udara dan diduga mengancam membunuh salah satu pegawai restoran cepat saji di Santiago, Chilli. Menurut hasil investigasi, tindakan itu ia lakukan karena terlalu lama menunggu pesanannya.
Berdasarkan rekaman closed-circuit TV (cctv), Pineda terlihat menambakkan pistol ke udara di depan jendela drive thru McDonald’s. Ia kemudian menodongkan pistolnya itu ke arah satpam dan mengancam untuk menembaknya.
Mirror melaporkan bahwa pihak kepolisian lokal sempat mendengar suara tembakan tersebut dan segera bergegas ke tempat kejadian untuk menangkap Pineda. Mereka mengatakan, senjata yang digunakan Pineda merupakan barang ilegal yang notaben hasil curian.
Kejadian seperti ini bukan kali pertama dialami oleh seseorang yang sedang “kelaparan”. Beberapa waktu lalu, seorang wanita nekat menikam mantan pacarnya karena alasan yang sedikit tidak masuk akal itu.
Menurut pengakuan korban, kejadian tragis tersebut memang bermula ketika mantan pacarnya sedang kelaparan. Wanita bernama Stranesha Buford itu lalu meminta korban untuk menyiapkan makanan namun ditolak mentah-mentah. Kesal mendengar tolakan tersebut, Buford mencoba memukul korban dengan sebuah benda yang terbuat dari kaca.
BACA JUGA:
Patut Bangga, Jenis Garam Termahal di Dunia Ternyata Berasal dari Selat Bali
Meski benda tersebut dapat ditepis oleh korban, namun sebuah pisau dapur ternyata telah menghujam bagian kiri perut korban hingga mengucurkan banyak darah di lantai. Dalam keadaan terluka, korban berhasil menahan Buford hingga salah satu anggota keluarga datang menjemput.
Ia kemudian dilarikan ke Vanderbilt University Medical Center dan dirawat karena mengalami luka robek yang cukup dalam. Sementara itu, Buford telah diamankan pihak kepolisian setempat dan ditahan di Davidson Country Jail. Demikian dilansir dari The Daily Meal, Selasa (29/8/2017).
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.