LIMA desainer Indonesia siap memamerkan koleksinya di panggung internasional, yakni New York Fashion Week Spring Summer 2018: First Stage, pada awal September mendatang. Mereka adalah Dian Pelangi, Barli Asmara, Catherine Njoo x Grace Liem, Melia Wijaya, Doris Dorothea, dan Vivi Zubedi.
Para desainer akan menampilkan koleksi busana yang merepresentasikan gaya dan ciri khas rancangannya masing-masing. Begitu pula dengan Vivi Zubedi yang akan menghadirkan koleksi abaya rancangannya. Yang menarik, koleksi abaya rancangannya tersebut terselip pesan Islami yang ingin ditunjukkan.
BACA JUGA:
"Ini pertama kali saya show di New York Fashion Week. Saya masih konsisten dengan moslemwear berupa abaya, tapi bisa dipadupadankan. Sebagai desainer moslemwear yang mewakili Indonesia, saya ingin menyampaikan pesan negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Jadi, meski menghadirkan pakaian muslim dan membawa pesan muslim, tapi siapa pun kita, siapa pun Anda, kita tetap satu," papar Vivi Zubedi dalam acara yang digelar di Gran Mahakam Hotel, Kebayoran, Jakarta Selatan, kemarin.
Meski tema besar yang dibawanya cukup berat, yakni Makkah, Madinah, Jannah, Vivi mengaku tidak takut akan maraknya Moslem Ban yang tengah menjadi polemik di Amerika Serikat. Sebaliknya, ia berharap agar masyarakat tidak lagi memandang agama Islam sebelah mata.
Sementara itu, model rancangan Vivi kali ini diadopsi dari mood vintage yang diaplikasikan dengan potongan longgar sebagaimana pakaian muslim pada umumnya. Ia bahkan memadukan dengan kain tradisional Indonesia pada 12 outfit busana yang akan ditampilkan.
"Material yang aku gunakan, ada sasirangan, tenun Lombok, tenun Bali, tenun Jepara, batik, dan lainnya," ujar ibu dari tiga orang anak ini.
Melakukan persiapan hanya kurang lebuh satu bulan lamanya, Vivi mengaku kesulitan dalam membuat koleksi yang akan ditampilkan. Yakni dalam memadukan dua budaya yang berbeda, yaitu Arab dan Indonesia.
"Menyatukan Indonesia dan Arab yang sedikit mumet. Menggabungkan dua budaya yang berbeda jadi tantangan buat saya. Tantangan lainnya adalah mengenai Moslem Ban masyarakat Amerika tentanv Muslim," terangnya.
BACA JUGA:
Terkait pemilihan warna, Vivi tak lagi menggunakan warna dominan hitam. Melainkan ada palet lain yang memang populer di tahun 1980-an, seperti biru elektrik, hijau, merah, dan gold," tutupnya.
Vivi Zubedi dan empat desainer lainnya akan tampil di New York Fashion Week: First Stage di The Dream DownTown, New York, Amerika Serikat.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.