JAMU adalah obat-obatan tradisional yang telah turun temurun dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit. Tidak jarang orang dewasa rajin meminum jamu untuk mnyembuhkan masalah kesehatan yang dialaminya.
Malah tak jarang jamu juga diberikan orangtua bila anaknya sakit. Tapi sebenarnya, bagaimana khasiat pemberian jamu pada anak-anak?
(Baca Juga: Susah Bedakan Bau Bensin dan Permen? Awas, Indikasi Awal Kepikunan)
Menurut Dr Mulya Rahma Karyanti, Msc, SpA (K), hingga saat ini belum ada kajian ilmiah yang secara pasti mengatakan pemberian jamu pada anak itu bagus. “Pemberian jamu itu kan sudah tradisi, jadi masih ada orangtua yang memberikan anaknya jamu saat sedang sakit. Selama jamu yang diberikan berasal dari bahan-bahan alami seperti kunyit rasanya tidak masalah. Tapi jangan sampai berlebihan,” tutur dr Karyanti ketika dihubungi Okezone melalui sambungan telepon, Jumat (18/8/2017).
(Baca Juga: CATAT! Anak dengan Kondisi seperti Ini Harus Tunda Imunisasi MR)
Jamu yang sering dibelikan kepada anak biasanya adalah rebusan air jahe, beras kencur, dan temulawak. Rebusan air jahe diberikan saat anak sedang batuk atau kedinginan karena khasiat air jahe bisa menghangatkan tubuh. Sedangkan beras kencur dan temulawak sering diberikan pada anak yang tidak mau makan karena dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan.
(Baca Juga: Tinggalkan Roti, Sarapan Makan 8 Sayur dan Buah Ini Bikin Perut Kenyang Sampai Siang)