Misalnya saja ketika ada teman yang terluka dan sulit untuk melanjutkan perjalanan. Teman yang lain bisa mengobatinya dan sambil menunggu proses pemulihan, anggota yang lain bisa membantu untuk memapah teman yang terluka.
4. Sadar akan kapasitas diri
Dalam sebuah pendakian, kondisi tubuh tidak ada yang bisa menebak. Jika di tengah jalan tiba-tiba kondisi seorang pendaki drop dan tidak bisa melanjutkan perjalanan, ada baiknya dia tidak memaksakan diri. Sebab, jika dia tetap ingin mendaki, yang ada malah menyusahkan dirinya sendiri dan teman perjalanannya.
(Baca Juga: Duh! 1.000 KIS Salah Sasaran, Ada PNS dan Guru yang Menerima)
Hal itu tentunya akan menghambat waktu pendakian. Di sinilah sekali lagi seorang pendaki tidak boleh memaksakan egonya. Dia juga harus memerhatikan kepentingan teman perjalanannya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.