Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HARI MERDEKA: Ini Makna Kemerdekaan Bagi 5 Desainer Kenamaan Indonesia

Annisa Amalia Ikhsania , Jurnalis-Jum'at, 18 Agustus 2017 |14:20 WIB
HARI MERDEKA: Ini Makna Kemerdekaan Bagi 5 Desainer Kenamaan Indonesia
Kebaya Merah Putih karya Anne Avantie (Foto: Instagram)
A
A
A

"Bentuk ekspresi dari wujud kemerdekaan adalah sesuai keyakinan kita masing-masing. Kalau aku, hijab dengan fesyen menjadi bentuk ekspresi kita," ujar Dian Pelangi yang ditemui Okezone di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Dalam konteks berkarya, Dian mengaku sudah merasa cukup bebas meski ada batasan-batasan yang berkaitan dengan kepercayaan yang dianutnya. Ia menuturkan rasa bangganya terhadap Indonesia yang namanya sudah harum di panggung mode dunia.

"Indonesia sangat mendukung apa pun itu, tetap dengan kaidah atau budaya ketimurannya. Aku merasa bangga Indonesia bisa tampil di dunia dan bisa membawa harum nama bangsa," lanjutnya.

Mel Ahyar

Hari kemerdekaan 17 Agustus dimaknai sebagai hari penuh dengan memori bagi seorang Mel Ahyar. Di mana rakyat Indonesia diingatkan kembali bahwa perjuangan Indonesia bukan cuma oleh satu jenis suku, ras, atau agama tertentu saja.

"Apalagi sekarang kita memasuki generasi millenial yang mana kesadaran akan pentingnya kemerdekaan menjadi kurang karena terkontaminasi oleh budaya luar. Pengaruh budaya luar justru terasa lebih menarik dari sejarah kita sendiri, ini yang menjadi pekerjaan rumah. Bagaimana caranya sejarah Indonesia dikenang dan kita selalu diingatkan agar kembali ke core-nya kita, mengingatkan untuk terus tidak berhenti berkarya membawa nama Indonesia," papar Mel Ahyar.

Lebih lanjut, desainer yang juga merupakan anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) ini menuturkan bahwa Indonesia sudah memiliki kebebasan dalam hal berkarya. Indonesia memiliki beragam suku, bahasa, dan budaya yang menjadi pusat inspirasi dalam berkarya.

"Bila dibandingkan dengan negara lain, Indonesia sudah Alhamdulillah banget. Jangan mencoba menyamakan hal yang tidak sama, dengan berbeda kita bisa menjadi Indonesia yang sekarang. Bila dilahirkan kembali aku ingin di Indonesia karena disini kita bisa bebas berekspresi, sumber inspirasi ada di mana saja," tutup Mel.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement