"Saya harapakan semua masyarakat merencanakan untuk mmembiasakan hidup sehat dari keluarga. Berat badan dijaga betul, kalau ingin punya anak juga harus direncanakan, mulai hamil sampai melahirkan anaknya. Mendidik anaknya dan meningkatkan kesehatan dengan bertanggung jawab," paparnya.
(Baca Juga: HARI MERDEKA: Seru! Pasien Gangguan Kejiwaan Ikuti Lomba Agustusan)
Namun bila diamati, saat ini hanya 20% masyarakat yang paham akan pentingnya kesehatan. Pemerintah tentu terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan sosialisasi.
"Kita terus sosialisasikan kepada masyarakat. Jangan terlalu makan asin untuk mencegah hipertensi. Begitu juga dengan melakukan vaksin untuk mencegah penyakit," imbuhnya.
Belum lagi tantangannya dalam menguatkan kesehatan di Indonesia. Menkes Nila merasa masih ada kurangnya kerja sama lintas sektor.