Taman Sacro Bosco berisi patung-patung yang berebentuk aneh dan tidak normal, bisa dikatakan seperti monster. Ada patung berkepala naga dengan sayap di punggungnya tapi berbadan tidak besar dan cenderung pendek dan mulut yang lebar seperti bebek.
Ada juga patung kuda yang memiliki sayap indah dan patung kura-kura berukuran cukup besar mengalahi ukuran patung kuda. Kura-kura tersebut tergambarkan tengah menganga seperti hendak melahap dedaunan yang ada di hadapannya.
Setelah Orsini meninggal, Sacro Bosco ditinggalkan, dan publik baru bisa mengunjungi taman yang diciptakannya ini beberapa abad setelah seniman Salvador Dali mengunjungi taman tersebut. Bahkan, Dali berinspirasi dengan makhluk raksasa yang dibuat oleh Orsini hingga menghasilkan sebuah film pendek pada 1948.
Perdebatan kemudian terjadi antara para ilmuwan dan seniman sejarah, mereka bertanya-tanya apa yang coba Orsini komunikasikan melalui ciptaan-ciptaannya yang aneh ini?
Orsini yang dikenal juga sebagai orang yang berpengalaman dalam literatur klasik membuat beberapa orang berpendapat monster-monster ciptaannya tersebut terinspirasi oleh Arcadia, representasi Utopia yang dijelaskan dalam Virgil’s Aeneid dan Ludovico Ariosto’s Orlando Furioso, sebuah tempat dimana seni dan alam terjalin.