Jangan tanya soal sudut foto. Dari mana saja, Dung Jengglong dapat dibingkai menjadi gambar apik. Sekadar berendam sambil ngadem di Dung Jengglong tentu tak ada salahnya.
(Baca Juga: Wadaw! di Skotlandia Ada Rumah "Goyang" Terbesar di Dunia)
Pengelola Dung Jengglong, Giyono, mengatakan popularitas air terjun mini itu baru sekitar setahun terakhir berkat media sosial Instagram. Ramainya pengunjung bergantung pada debit air sungai. “Meski begitu saat haru libur, Dung Jengglong tetap ada pengunjung,” tuturnya.
Saat ini tak ada pungutan tiket masuk apa pun bagi pelancong, kecuali biaya parkir. Objek wisata ini jadi terkenal karena banyak yang ekspose di media sosial, di antaranya akun Instagram @ExploreSragen dan @MblayangSragen.
(Baca Juga: 6 Trik Hadapi Kepadatan di Bandara & Pesawat, Traveller Wajib Coba!)